3X3 Basketball

4 min read

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Sahabat Biru. Selamat pagi, siang, sore, malam, dimanapun Sahabat Biru berada semoga dalam keadaan sehat selalu.

Cerita pengalamanku kali ini tentang Basket.

Kalian tau BASKET?

Ya… kalo diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, Basket artinya Keranjang. Tapi bukan itu yang kumaksud. Maksudku… kali ini aku mau menceritakan pengalaman pertandinganku dalam ajang 3X3 Baketball.

Oke sekarang, apa itu 3X3 Baskeetball?

3X3 Basketball adalah permainan bola basket dengan menggunakan setengah lapang dari ukuran lapang biasanya. Dan dimainkan 3 melawan 3 orang. Biasanya jumlah anggota tim ada 4 sampai 5 orang. 3 orang di lapangan 2 orang di bangku cadangan.

 

Seleksi Pemilihan Tim

Kelas 2 SMA aku masih mengikuti ekstralikuler basket. Aku berada di tim basket SMA 1 kota Sukabumi. Saat itu aku semangat-semangatnya mengikuti basket. Sampai ada pengumuman pertandingan DBL 3X3 Basketball. Itu adalah ajang kejuaraan bola basket bergengsi.

Seleksipun dilakukan untuk memilih pemain terbaik untuk mewakili sekolah kita. Tim sekolah kita berencana mengirim 3 tim. 2 tim putra dan 1 tim putri. Jadi keseluruhan anggota basket yang bisa ikut tanding hanya 10 orang. Sedangkan sekolahku memliki anggota basket yang cukup banyak.

Latihan demi latihan aku jalani dengan sungguh-sungguh. Karena itu kesempatan sekali dalam seumur hidupku. Latihannya sangat berat, sampai sebagian anggota muntah-muntah. Tapi itu memang sepadan dengan hasil yang diberikan.

Hari-hari berlalu dan pengumuman tim yang terpilih akan diumumkan. Tim pertama, 5 orang seniorku yang terpilih. Tim kedua, Alhamdulillah namaku disebutkan di tim kedua. Dan beruntungnya lagi aku satu tim dengan sahabat-sahabatku.

Mulai dari situ aku dan anggota yang terpilih lainnya memulai latihan yang lebih keras. Tapi yang aku herankan, latihannya bukan untuk 3X3, tapi latihan untuk 5 ON 5. Karena itu perintah pelatih jadi kita semua mengikuti latihan itu sampai hari keberangkatan.

 

Persiapan Keberangkatan

Source : Pixabay

Pertandingan diadakan di Kota Bogor. Jadi aku mempersiapkaa barang bawaan cukup banyak. Dan memang kita juga berencana untuk menginap di sana. Sebelum berangkat kita membooking suatu penginapan di dekap tempata pertandingan. Agar mempermudah akses transportasi. Kita memesan tiket kereta untuk 15 orang. Karena pelatih akan menyusul menggunakan mobil.

 

Perjalan Menuju Pertandingan

Source : Pixabay

Setelah semua persiapan telah disiapkan dan persyaran sudah terpenuhi. Esok harinya kita berkumpul di stasiun kereta jam 5 pagi. Kita hampir tertinggal kereta Karena ada satu orang yang datang terlambat. Tapi Alhamdulillah dia datang di detik-detik akhir.

Perjalanan kami diisi oleh canda dan tawa. Itu semua untuk melepas rasa gugup yang ada. Selama di perjalan kita tidak membicarakan basket sedikit pun. Karena di takutkan jika kita membicarakan basket kita akan gugup.

Setelah 2 jam perjalan kita pun sampai di Kota Bogor. Kita langsung mengorder taksi online untuk pergi. Ke penginapan yang sudah dibooking sebelum nya.

 

Menginap Di Motel

Source : Pixabay

Sesampainya di Motel kita langsung berbaring di kasur untuk melepas letih. Tidak sadar kita semua tertidur sampai sore. Karena lapar kita mencari makanan di pinggir jalan. Aku sedikit terkejuda dengan harga yang ditawarkan cukup berbeda jauh. Mungkin karena Bogor kota besar jadi biaya hidup di sana cukup tinggi.

Setelah makan kita semua kembali ke penginapan untuk berisitirahat. Malam hari itu cukup membuat kita susah tidur karena rasa gugup yang tak terbendung. Kita mulai membicarakan tentang basket dan mengingat pola-pola permainan.

Walaupun susah tidur pelatih memaksa kita untuk tidur. Karena besok adalah pertandingan kita. Jadi tubuh kita butuh istirahat yang cukup.

 

Persipan Pertandingan

Source ; Basketball HQ

Pagi pun tiba. Saatnya untuk menunjukan bahwa kita bisa membawa pulang kemenangan. Kita bersiap-siap untuk pergi ke lapangan pertandingan diadakan. Tempatnya tidak begitu jauh, cukup jalan 15 menit saja.

Sesampainya di lapangan kita semakin bersemangat dan didampingin rasa gugup. Karena melihat postur tubuh lawan lebih besar dari kita.

Pelatih mulai memberi dorongan pada kita.

“Bahwa menang atau kalah adalah hal yang biasa dalam suatu pertandingan. Bukan penghargaan yang kita incar. Tapi pengalaman yang menjadi tujuan kita.”

Kita pun ganti baju dan mulai pemanasan. Di situ kita pemanasan benar-benar sampai panas. Karena semangat yang diberikan oleh pelatih tadi.

 

Pertandingan

Source : Pixabay

Pertandingan di sini menggunakan sisitem gugur. Jadi jika kita kalah satu kali saja. Maka kita akan keluar dari pertandingan itu. Peraturannya sedikit berbeda dari pertandingan bola basket biasa. Seperti waktu hanya 2 x 10 menit, sekali masuk di hitung 1 poin, Dsb.

Pertandingan pun di mulai, Tim A yang main pertama melawan tuan rumah. Di Awal pertandingan cukup seimbang. Perbedaan skor tidak cukup jauh walaupun tim lawan yang unggul. Tapi di babak kedua Tim A tidak di beri celah sedikit pun dan akhirnya kalah dengan skor yang jauh.

Pertandingan kedua antara Tim SMANSA Putrid melawan Kota Tanggerang. Orang bilang Kota tanggerang lawan yang cukup menyusahkan, tapi kita tidak tahu jika tidak melihatnya sendiri. Pertandingan dimulai. Dibabak pertama pun SMANSA sudah kalah cukup jauh. sangat disayangkan jarak skor tidak mengecil sampai pertandingan terkhir.

Di pertandingan kami nanti rasanya akan sangat berat karena memikul harapan teman-teman semua. Tapi itu adalah tanggung jawab kami sebagai Tim Basket SMANSA.

SMANSA B VS SMANSA Karawang

Pertandingan kita pu akhirnya tiba. Lawan kita adalah para pemain dari Kota Tanggerang. Walupun itu Tanggerang, kita tidak akan goyah. Pertandingan pun dimulai. Di babak pertama alu duduk di bangku cadangan. Poin pertama didapatkan oleh Tanggerang. Tidak lama kita pun membalas dengan menambah satu poin.

Babak pertama kita seri. Permainan semakin  menegangkan. Aku masuk menggantikan rekanku. Aku memberikan satu poin tambahan di awal permainan. Poin kita saling mengejar. Tapi di akhir permain, kita menang dengan selisih hanya satu poin. Alhamandulillah di pertandingan pertama kita menang. Kita semakin yakin kita bisa.

SMANSA B VS Padjajaran

Pertandinga kedua pun tiba. Lawan ita kali ini adalah Pajajaran. Lawan yang sangat tangguh. Permainan pun dimulai. Seperti biasa, di babak pertama aku duduk di bangku cadangan. Kita saling membalas poin.

Sampai babak pertama selesai, kita tertinggal dua poin. Tapi semangat kita tak akan goyah. Di babak kedua aku masuk lapangan. Pertandingan mulai stabil. Dan aku memeberi satu poin di akhir permainan. Dan kita memenangkan permainan dengan selisih skor 1 poin.

Kita semakin dekat dengan kemenangan. Jam makan siang tiba. Aku dan timku makan siang di dekat lapangan pertandingan. Sedangkan Tim A dan Tim Putri kembali ke penginapan untuk beristirahat.

SMANSA B VS Tanggerang B

Pertandingan ke tiga kita tidak terlalu menarik. Kita menang dengan mudah di sini. Selisih skor kita cukup jauh. dan mungkin karena pertandingan ini kita menjadi lengah.

SMANSA B VS Marsudirini

Pertandingan ke empat kita melawann Tuan Rumah. Postur tubuh mereka lebih besar. Sampai-sampai kita tidak percaya bahwa itu anak SMA. Babak pertama kita sudah dibuat kewalahan oleh mereka. Sampai akhir babak satu selisih skor sudah cukup jauh dengan kekalahan kita.

Sebelum memulai babak kedua kita mengatur ulang pola permainan. Aku pun masuk di babak kedua. Seperti yang aku lihat sebelumnya. Permainan mereka benar-benar rapih. Sampai akhir permainan kita harus menerima kekalahan ini.

Kita menang dengan rasa bangga karena setelah diselidiki. Tim yang mengalahkan kita ada tim 3X3 nasional yang sering memenangkan kejuaraan 3X3.

Tapi kita tetap merasa bersalah karena tidak bisa membawa pulang kemenangan untuk sekolah kita. Dan merasa tidak enak kepada teman-teman yang sudah mendukung.

 

Perjalanan Pulang

Source : Tribunnews

Setelah menerima kekalahan kita kembali ke penginapan dengan badan sakit-sakit dan pikiran tak karuan.  Di sana kami diberi semangat oleh teman-teman.

Hari menjelang sore, kita pun bersiap-siap untuk pulang. Kita pulang dengan jalan yang terpisah.

Tim A bersama pelatih berbelanja dulu ke Botani Square. Tim Putri dijemput temannya menggunakan mobil oleh temannya. Dan kita pergi ke restoran untuk makan terlebih dahulu.

Setelah dirasa kenyang kita pun melanjutkan perjalan ke pangkalan  Mini Bus. Kita naik Mini Bus yang harganya cukup murah. Karena keuangan kita terbatas. Sesampainya di rumah aku langsung tidur karena kelelahan.

 

Perihal menang dan kalah
Sejatinya tiap yang bertanding itu menang
Hanya perihal siapa paling keras berjuang,
Paling menahan lelah,
Dan merasa bahagia

Yang pasti semua hal itu perihal apa yang kau cari
Tapi yang kau cari harus dengan juang yang tinggi

  • LYNKSAL
%d blogger menyukai ini: