[Buktikan] Budidaya Udang Air Tawar Penghasil Omset Jutaan Rupiah

4 min read

BUDIDAYA UDANG AIR TAWAR

Udang air tawar adalah salah satu hewan budidaya yang bisa menghasilkan keuntungan yang besar, asalkan kita bisa membudidayakannya dengan benar.

Udang memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi, baik di pasar lokal maupun pasar internasional.

Para konsumen biasanya menggunakan udang sebagai bahan masakan, jadi mereka akan memilih udang yang berkualitas tinggi untuk bahan masakannya.

Maka dari itu, pada pembahasan ini saya akan memberikan cara budidaya udang air tawar agar hasil panennya berkualitas tinggi.

Jenis Udang Air Tawar Budidaya

Di pembahasan ini saya akan mengambil contoh budidaya udang galah. Tapi ada beberapa jenis udang air tawar yang cocok untuk dibudidayakan. Berikut jenis-jenisnya:

Udang Vaname

udang vaname
beternak.net

Udang yang memiliki cangkang tipis dan lunak ini adalah salah satu udang yang digemari oleh para konsumen.

Udang ini memiliki khasiat yang baik bagi kesehatan dan juga hanya udang vaname yang cangakangnya mudah dikonsumsi.

Udang Windu

udang windu
diskominfo.kaltimprov.go.id

Ukuran undang windu yang relatif besar menjadikannya salah satu udang air tawar dengan kulit cukup keras bila dikonsumsi.

Walaupun begitu, para konsumen banyak memburunya di pasaran untuk menjadikannya hidangan kuliner yang sangat lezat.

Udang Galah

udang_galah
bukalapak.com

Udang galah atau lobster air tawar ini cukup populer di kalangan penggemar seafood. Undang ini juga dianggap memiliki kadar kolesterol yang lebih rendah dan memiliki rasa yang lebih lezat dibandingkan udang air tawar lainnya.

Cara mengenali udang ini cukup mudah, karena antena dan kaki-kakinya yang besar. Selain itu, ia memiliki capit panjang yang membedakannya dengan udang lainnya.

Sifat udang ini kanibal, yang mana menjadi salah satu kendala besar jika membudidayakannya. Hal tersebut juga bisa beresiko menurunkan jumlah panen yang didapatkan.

Lokasi budidaya udang air tawar

lokasi budidaya udang air tawar
pixabay.com

Sebelum membuat kolam untuk budidaya udang, hal yang paling utama adalah penentuan lokasi. Lokasi sangat mempengaruhi kuliatas undang nantinya.

Adapun syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk pemilihan lokasi dan pembuatan kolam budidaya, yaitu sebagai berikut:

  • Pastikan lokasi untuk budidaya air tawar bukanlah lokasi yang mudah terkena banjir berkala, karena udang bisa hanyut terbawa arus banjir.
  • Menerima sinar matahari yang cukup dan sirkulasi udara yang bagus
  • Bebas dari polusi, kotoran,dan selalu bersih.
  • Pastikan tidak ada bahan kimia berbahaya yang ada di tanah tempat pembuatan kolam.
  • Udang sangat sensitif terhadap pestisida dan pupuk berbasis kimia yang digunakan tanaman pangan, jadi pastikan tingkat pH tanah kurang dari 6,5 .

Media Budidaya

kolam budidaya udang
mustikalobsterfarm.wordpress.com

Setelah pemilihan lokasi yang paling baik, selanjutanya adalah pembuatan kolam. Tidak jauh berbeda dengan budidaya belut, Sahabat Biru bisa menggunakan kolam tembok maupun kolam terpal. Cara pembuatannya pun tidak terlalu berbeda.

1. Jika baru memulai budidaya ini, Sahabat Biru bisa memulainya dengan membuat tambak-tambak kecil. Sahabat Biru juga bisa menggunakan kolam terpal agar lebih hemat dan mudah dalam pemeliharaannya, tapi sifat kolam terpal tidaklah permanen.

2. Buatlah lebih dari satu kolam agar hasil panen lebih banyak dalam satu tahun.

3. Setelah tanah disiapkan, maka biarkan selama kurang lebih 3-4 hari, sehingga nantinya tanah tersebut pecah-pecah dan kering.

4. berikan pupuk kering pada tanah dengan ketebalan 5-10 cm untuk mengembalikan kadar kesuburan tanah. Setelah itu biarkan selama 3 hari.

5. setelah 3 hari, masukkan air dengan ketinggian antara 10-25 cm. Untuk pengisian air pertama kali setelah disuburkan, biarkanlah selama seminggu.

6. Pastikan suhu air antara 26°-30° c dan usahakan gunakan air payu dengan salinitas air mencapat 33 ppt.

Pemilihan Bibit Unggul

bibit udang unggulan
beternat.net

Bibit udang galah yang baik tentu akan memberikan hasil yang baik pula. Bibit yang baik tentu juga didapatkan dari indukan yang berkualitas.

Ciri-ciri indukan udang galah yang layak untuk dipijahkan adalah :

  • Ukuran panjang 10-20 cm.
  • Bobot 50 gram / ekor.
  • Memiliki telur berwarna coklat tua.
  • Tidak cacat fisik dan juga bila dipegang meronta-ronta.
  • Memiliki cangkang kulit punggung yang kuat.

Jika Sahabat Biru masih pemula akan sangat sulit untuk melakukan pembenihan sendiri karena belum terbiasa.

Jalan terbaik adalah dengan membeli larva udang galah di balai pembibitan atau di tempat pembudidayaan khusus pembenihan yang ada di kota atau daerah Sahabat Biru.

Biasanya harga larva udang galah sekitar Rp 50.000 – Rp. 75.000 per kilogram.

Cari dan beli di pembenihan udang galah yang bersertifikat atau yang Sahabat Biru kenal baik kualitas udangnya.

BACA JUGA: Cara Ternak Kelinci yang Mudah [Terlengkap] Beserta Tips

Penebaran Bibit ke Kolam

Waktu penyebaran bibit udang galah yang bagus adalah pada sore hari menjelang malam hari agar bibit tidak stress, yaitu berkisar antara jam 16.00 wib – 17.30 wib.

Alasannya adalah pada jam-jam terebut pH air biasanya stabil dan suhu air yang pas.

Sedangkan jumlah padat tebar udang galah yang ideal adalah 50 ekor per meter².
Diusahakan, Jangan lebih dari itu karena udang adalah hewan yang super sensitif, mudah stress, dan kanibal.

Pemberian Pakan Dan Vitamin

pakan udang air tawar
piixabay.com

Pemberian pakan yang berkualitas akan mempengaruhi hasil panen udang galah yang kita budidayakan, entah itu pakan yang berkualitas baik dan pola kita memberi pakan.

Ingat, pakan yang diberikan tentu harus memiliki kandungan nutrisi cukup, seperti lemak, mineral, vitamin, dan karbohidrat.

Jika udang galah masih bibit ada baiknya diberi makan Haveli, Kochi, dan Plasma. Sampai kira-kira usia 1 bulan baru diberi pakan pelet dan pakan lainnya.

Dengan pemberian pakan yang tepat dan sesuai dengan umur udang, nantinya udang galah yang dihasilkan pun memiliki kualitas baik.

Hal itu juga akan berdampak pada potensi keuntungan yang didapatkan.

Ingat, pemberian pakan pada udang galah harus tepat waktu, karena udang galah termasuk ke dalam hewan yang memiliki tingkat kanibalisme cukup tinggi seperti ikan lele.

Ada 5 waktu terbaik untuk pemberian pakan pada udang galah. Diantaranya :

  • Pukul 06.00 pagi.
  • Pukul 11.00 siang.
  • Pukul 17.00 sore.
  • Pukul 19.00 malam.
  • Pukul 22.00 malam.

Pakan yang diberikan adalah pakan pabrikan yang memiliki nilai protein cukup tinggi. Selain itu bisa ditambahkan pula pakan alami berupa : talas, singkong, jagung, dan lain sebagainya.

Perawatan Dan Pemeliharaan Penyakit

pemeliharaan udang
pixabay.com

Pada proses pembesaran udang galah sendiri memerlukan uji kesehatan untuk mencegah dan menanggulangi segala macam penyakit, yaitu dengan cara :

1. Melalui pengamatan secara nyata untuk pemeriksaan apakah terdapat gejala penyakit serta memperhatikan kesempurnaan morfologi pada udang galah yang dibudidayakan.

Lakukanlah secara berkala untuk mendapatkan udang galah yang sehat.

2. Melalui pengambilan sampel agar diuji kesehatan pada udang galah dengan cara acak dengan banyaknya udang berdasarkan kebutuhan pengamatan secara nyata ataupun secara mikroskopik.

3. Melalui pengamatan secara mikroskopik untuk memeriksa ada atau tidaknya patogen-patogen yang terdapat pada udang galah di laboratorium, seperti terdapatnya virus, bakteri, jamur, atau parasit.

Misalnya sampel air dan udang, bahkan bisa juga kotoran udang galah.

Pemanenan

panen udang
pixabay.com

Biasanya, udang galah pada air tawar dapat dipanen jika sudah memasuki usia 4-6 bulan pada panen perdana sejak kita tebar bibit udang.

Jadi, dalam satu tahun kita bisa memanen sebanyak 5 kali.

Selain itu, bagi sahabat Biru yang masih pemula pada panen perdana biasanya akan menghasilkan udang yang dipanen hanya berjumlah sedikit.

Tetapi untuk panen berikutnya, hasil dari panen yang diperoleh dapat mencapai hingga 2 kali lipatnya.

Udang galah juga bisa dijual ketika sudah mencapai ukuran sebesar 20-25 gram per ekornya.

Biasanya, ukuran udang yang semakin besar, akan dijual dengan harga yang semakin mahal pula.

Itulah tadi tentang tata cara budidaya udang air tawar yang bisa Sahabat Biru praktekan. Selain budidaya udang, Sahabat Biru juga dapat membudidayakan belut agar bisa mendapatkan pengasilan lebih banyak lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: