fbpx

Cara Budidaya Ulat Jerman yang Mudah dan Murah [Terbaik]

5 min read

budidaya ulat jerman

Keberadaan Ulat Jerman di Indonesia yang dijadikan sebagai pakan burung terbilang belum cukup lama. Hal ini dikarenakan masih belum banyak orang-orang yang mencoba budidaya Ulat Jerman sebagai lahan bisnis yang menjanjikan.

Di samping itu dulunya ketersediaan Ulat Jerman di tanah air bukanlah mengandalkan dari para peternak ulat. Ulat Jerman ini adalah kiriman impor dari negara-negara di Benua Amerika.

Ulat jerman dengan nama ilmiah  Zophobas morio adalah hewan yang berasal dari telur kumbang Jerman. Metamorfosis ulat ini menjadi acuan untuk perkembangan bisnis .

Berikut cara-cara dan tahapan Budidaya Ulat Jerman dengan modal yang sedikit.

Pemilihan Tempat

Menentukan tempat budidaya Ulat Jerman ini adalah salah satu faktor penting. Ulat Jerman tidak bisa dikembangbiakkan di tempat sembarangan, karena akan berpengaruh terhadap hasil panennya nanti.

Sama seperti pembudidayaan jangkrik, budidaya ulat jerman juga harus di tempat yang sepi dan gelap. Mereka memang menyukai tempat seperti itu, dan nantinya hasil panen akan memuaskan.

Modal utama budidaya ulat jerman ini adalah menyiapkan tempang untuk menampung ulat ini, baik itu ruangan kosong, gubuk, ataupun beli rumah kecil.

Hal itu bertujuan agar si ulat bisa mendapatkan tempat yang tenang dan sepi. Hindari temapt di pinggir jalan atau tempat yang dekat dengan sumber suara bising.

Suhu juga harus benar-benar diperhatikan, jangan sampai ulat mati kedinginan atau kepanasanan.

Memang lokasi budidaya jangkrik sangatlah harus diperhatikan kenyamanan dan keamanan jangkrik dari para pemangsa.

Persiapan Kandang

budidaya ulat jerman - Kandang ulat jerman
abahtani.com

Sebelum membudidayakan ulat Jerman tentunya kita membutuhkan kandang atau tempat pembudidayaannya terlebih dahulu. Seperti yang sudah saya katakana diatas, kita harus pintar memilih tempat pembudidayaan.

Tempat yang cocok untuk ulat Jerman ini yaitu  jauh dari kebisingan atau sepi, jangan sampai kita membuatnya di pinggir jalan.

Lalu hindarkan dari tempat yang suhunya terlalu panas, karena hal itu bisa menyebabkan ulat cepat mati, begitu pun dengan tempat yang dingin.

Hindari tempat yang berdekatan dengan pemangsa, seperti peternakan ayam, cicak, katak, semut, tikus, dan lain-lainnya.

Pembuatan Gubuk

ilustrasi gubuk
pixabay

Sebenanya gubuk atau raungan budidaya ini tidak lah harus dibuat, namun jika kita tidak memiliki ruang lebih kita bisa membuatnya dengan sederhana. Sama seperti budidaya jangkrik, berikut cara-cara pembuatannya.

Cara Membuat Rumah/Gubuk Kandang Jangkrik yang Benar dan Hemat :

  • Untuk menghemat pengeluaran biaya awal, area dasar gubuk jangkrik cukup dengan tanah, asalkan tidak becek.
  • Usahakan posisi dasar kandang lebih tinggi, hal ini untuk mengantisipasi air masuk di saat musim penghujan.
  • Untuk tipe gubuk yang semi batako yaitu bagian bawah cukup dengan 1,5 meter batako, dan di atasnya diberi asbes dan angin-angin. Bisa lebih hemat jika dinding gubuk jangkrik dapat menggunakan asbes dengan ketinggian minimal 2 meter.
  • Bagian atap gubuk jangkrik usahakan menggunakan asbes saja. Asbes sangat bagus menjaga suhu karena sifatnya yang meresap panas.
  • Tinggi gubuk jangkrik ini buatlah hanya sekitar 2–4 meter, hal ini bertujuan agar tidak banyak ruang yang dapat menimbulkan suhu dingin di dalam rumah jangkrik.
  • Jika gubuk untuk tempat box jangkrik sudah clear, maka selanjutnya membuat box jangkrik yang sesuai dengan kriteria interior gubuk jangkrik. Buatlah senyaman mungkin dengan ukuran yang tepat, dan ukuran ini tentunya menyesuaikan ruangan yang ada di dalam gubuk yang telah dibuat.

Tapi, jika Sahabat Biru mempunyai ruangan kosong yang tak terpakai, Sahabat Biru bisa menggunakannya, asalkan sesuai dengan peraturan ruangan tadi.

Pembuatan box

kotak ulat jerman
sukabumiupdate.com

Bahan-bahan pembuatan box

  • Papan dengan ukuran panjang 60 cm, lebar 40 cm, tinggi minimal 7 cm dan tebal kurang lebih 1 cm
  • Teriplek ukuran 4mm ( lebih tebal lebih bagus )
  • Lakban
  • Kompon
  • Paku 4 cm dan paku triplek

Langkah-langkah pembuatan

  • Pertama, sambungkan papan dengan ukuran seperti di atas hingga membentuk kotak menggunakan paku ukuran 4cm.
  • Letakan kotak tersebut di atas triplek yang masih belum dipotong-potong.
  • Buatlah garis dengan pensil mengikuti ukuran kotak.
  • Setelah itu gergaji teriplek mengikuti garis pensil.
  • Setelah triplek terpotong, segera tempelkan pada kotak lalu paku sampai dirasa cukup kuat.
  • Rekatkan lakban mengelilingi bagian dalam box, dan pemasangan lakban sebaiknya agak keatas
  • Jika sudah selesai oleskan kompon yang sudah dicampur dengan air ke setiap sambungan papan dan triplek bagian dalam box.
  • Terakhir, kaki penyangga untuk box bisa dipasangi gelas plastik kecil yang sudah diisi oli. Hal tersebut bertujuan untuk menghindarkannya dari semut.

Pembuatan tutup box

Pembuatan tutup box ini kondisional, jadi jika ruangan Sahabat Biru masih luas dan masih ada bahan untuk membuat tutupnya, sailahkan buat. Jika memang tidak ada tidak usah dibuat.Tapi memang, box untuk ulat harus ditutupi, jadi di sini saya akan memberitahu cara yang lebih hemat dan praktis.

Jika Sahabat Biru ingin membudidayakan ulat Jerman, otomatis tidak akan haya membuat satu box saja kan?

Jadi sistem untuk menutup boxnya adalah dibuat seperti lemari laci. Kita menumpukan beberapa box keatas, maksimal 10 agar tidak terlalu tinggi. Kita tidak perlu repot-repot untuk membuat banyak penutup box, cukup satu penutup untuk setiap 10 box.

Cara-cara mebuat tutup box

  • Penutup ini dapat menggunakan waring/jaring ikan. Fungsi penutup ini adalah untuk mencegah jangkrik agar tidak dimakan pemangsa yang masuk ke dalam box. Ingat jangkrik adalah makanan istimewa binatang-banatang seperti cicak, tokek, tikus, kucing, ayam dan lain sebagainya.
  • Jangan buat penutup yang menutupi seluruh bos, sirkulasi udara harus tetap normal agar membuat suhu stabil.
  • Selanjutnya diperlukan pecahan bambu yang sudah disisiki (dihaluskan), bambu ini berfungsi sebagai kerangka waring agar kaku dan mudah di gunakan untuk menutup box.
  • Bahan terakhir adalah terpal/plastik tebal. Terpal digunakan untuk menutup kandang jangkrik pada saat suhu dingin. Buatlah kerangka bambu agar tutup terpal mudah digunakan.

Persiapan Bibit Ulat Jerman

indukan ulat jerman
bukalapak.com

Sahabat Biru bisa membeli kumbang ulat Jerman di peternak ulat Jerman yang sudah ada.

Harga rata-rata perekor indukan bisa 2.000 rupiah bahkan ada yang mematok harga lebih dari 2.000 rupiah.

Mahal bukan??

Tapi tenang saja, disini saya akan memberikan cara yang lebih murah. Disini Sahabat Biru hanya dituntut sabar saja dan ulet dalam pembentukannya.

Sahabat Biru bisa membeli ulat Jerman yang dijual di toko pakan burung terdekat, dengan harga sekitar 30.000 per Kg, namun beli dengan harga  20.000 juga sudah mendapat cukup banyak.

Ada dua cara dalam pembentukan Kumbang. 

1. Setelah membeli ulat, langsung masukan ke wadah papan yang sudah di buat. Beri pakan polard sedikit saja, lalu tunggu hingga berubah menjadi pupa.

Jika ada yang sudah menjadi pupa, segera pisahkan ke wadah yang baru karena jika tidak, dapat menyebabkan si pupa mati membusuk.

kemudian tinggal menunggunya saja hingga menjadi kumbang muda dan akhirnya menjadi kumbang hitam dewasa yang siap kawin.

2. Pada intinya sama saja dalam proses pembentukan kumbang hanya yang kedua ini menggunakan suatu tempat. yaitu dengan cara membuat wadah dari botol yakult atau sejenis nya.

Jadi ulat Jerman yang sudah berumur dewasa langsung dimasukan ke botol yakult tersebut hingga berubah menjadi kumbang.

Selama proses perubahan menjadi kumbang, ulat kita puasakan hingga akhirnya benar benar berubah manjadi kumbang.

Cara Budidaya Ulat Jerman

pemeliharaan ulat jerman
abahtani.com

Tahapan yang paling penting  adalah cara-cara  pemeliharaan sampai pemanenan. Berikut tahapannya:

Pemeliharaan Ulat Jerman

Larva ulat jerman ini memerlukan asupan makanan dan minuman untuk memaksimalkan tumbuh kembangnya. Polard gandum atau dedak merupakan makanan yang sesuai untuk larva ulat jerman.

Selanjutnya untuk mencukupi asupan cairan ulat jerman yakni cukup dengan memberikan potongan atau irisan kecil buah-buahan yang telah dicuci bersih. Buah-buahan yang sering digunakan adalah pepaya mentah dan waluh.

Pencucian makanan ini menghindari kandungan zat insektisida yang masih menempel pada buah yang akan berakibat fatal bagi ulat Jerman jika memakannya.

Pemeliharaan Kandang

pemeliharaan kotak dapat dilakukan dengan cara menyemprot ruangan dengan campuran larutan formalin dengan dosis 25ppm atau kalium permanganat dengan dosis 20ppm.

Setelah penyemprotan dilakukan diamkan kotak dan ruangan 7-10 hari setelah itu siap untuk digunakan.

Pemberian Pakan

Telur ulat jerman akan menetas menjadi ulat dengan ukuran yang sangat kecil. Setelah 15 hari ulat sudah mulai terlihat pergerakkannya.

Sahabat Biru wajib memberi makanan Pollard dan minuman Potongan buah pada ulat jerman. Pemberian makanan Pollard tidak ditentukan banyaknya, kalau habis segera diberikan lagi.

Sedangkan pemberian minuman adalah memberikan potongan buah-buah tersebut sehari sekali pada jam yang sama.

Keteraturan pemberian minuman ini sangat berpengaruh terhadap perkembangan ulat jerman. Lakukan hal tersebut terus-menerus sampai 3 bulan.

Pemanenan

Setelah 3 bula, Sahabat Biru sudah bisa memanen ulat Jerman, krena ukurannya sudah menjadi besar. Sahabat Biru bisa menjualnya ke pengepul terdekat atau menjual secara online.

Simulasi Perhitungan Bisnis Ulat Jerman

Simulasi Perhitungan Bisnis Ulat Jerman
pixabay

Berikut adalah simulasi perhitungan bisnis ulat jerman:

  • Jika 1 kotak Kumbang (bibit) berisi 500 ekor Kumbang.
  • 1 Kotak Kumbang dapat menghasilkan rata-rata sedikitnya 10 Kilogram Ulat  Jerman saat panen.
  • Tiap bulan ada 2 kali panen, karena pembibitan dilakukan setiap 15 hari otomatis panennya juga setiap 15 hari.
  • Harga per Kilogram Ulat Jerman akan kami beli dengan harga 25.000, dan
  • Harga ini tidak pernah turun malah sebaliknya terus naik terhitung mulai tahun 2008.

Jadi kita tarik kesimpulan untuk menghitung pendapatan per bulan adalah sebagai berikut :

Jumlah Kotak x Hasil Panen (Kg) x 2 kali panen perbulan x Harga per Kilogram = Penghasilan Tiap Bulan.

Jika Anda memiliki 10 Kotak Kumbang maka :

10 x 10 x 2 x 25.000 = 5.000.000 / Bulan

Manfaat Ulat Jerman

manfaat ulat jerman
pixabay

Ulat Jerman ini cocok untuk burung kicau yang dapat menjaga tubuh terhindar dari virus dan bakteri yang sering menyebabkan burung sakit. Ulat Jerman juga merupakan jenis ulat yang tidak begitu sulit dicerna oleh burung yang memakannya.

Hal tersebut dikarenakan pada Ulat Jerman terdapat kandungan khitin yang kadarnya sangat kecil sehingga tubuhnya tidak terlalu keras dan yang tentunya tidak akan mengganggu pencermanaan burung manapun yang memakannya. Selain itu kandungan ulat jerman didominasi oleh kalsium dan protein sehingga baik dikonsumsi terutama untuk burung kicau

%d blogger menyukai ini: