fbpx

Tips dan Cara Memelihara Kura-kura Di Rumah

5 min read

cara memelihara kura-kura di rumah

Kura-kura adalah salah satu hewan yang memiliki keunikannya tersendiri, yaitu tempurung yang ada di punggungnya. Mungkin cara berjalannya yang lambat dipengaruhi juga oleh tempurungnya itu. Tapi apa sahabat biru tahu? Memelihara kura-kura juga menyenangkan loh.

Hewan ini termasuk ke dalam jenis reptil. Walaupun reptil dengan cara yang benar, kita bisa memelihara kura-kura di rumah.

Di pembahasan kali ini saya akan memberikan cara-cara dan tips untuk memelihara kura-kura di rumah dengan baik. Tapi sebelum itu kita kenalan dulu dengan si kura-kura ini.

Habitat Kura-Kura

Habitat Kura-kura
pixabay.com

Kura-kura hidup di berbagai tempat, mulai daerah gurun, padang rumput, hutan, rawa, sungai, dan laut. Tapi sebagian besar jenis kura-kura yang ada di bumi hiudp di ekosistem air, baik air tawar maupun air laut.

Ciri Kura-Kura

ciri kura-kura
pixabay.com

 

Seperti yang sudah singgung di atas, kura-kura memiliki ciri khas yang membedakannya dengan hewan lain. jika kelelawar memiliki sayap yang terbuat dari kulit, maka kura-kura memiliki tempurung yang sangat kokoh.

Tempurung kura-kura ini terdiri dari dua bagian. Bagian atas yang menutupi punggung disebut karapas dan bagian bawah disebut plastron.

Kemudian setiap bagiannya ini terdiri dari dua lapis. Lapis luar biasanya berupa sisik-sisik besar dan keras yang melindunginya dari predator. Sementara lapis bagian dalam berupa lempeng-lempeng tulang yang tersusun rapat seperti tempurung

Pengecualian terdapat pada kelompok labi-labi dan jenis penyu belimbing, yang lapis luarnya tidak ada sisik. Bagian luar tempurungnya digantikan oleh lapisan kulit yang cukup tebal.

Dalam bahasa Indonesia, kita mengenal tiga kelompok hewan yang termasuk bangsa ini, yaitu kura-kura, penyu, dan labi-labi atau bulus.

Jenis Kura-Kura

jenis kura-kura
pixabay.com

Ada beberapa jenis kura-kura yang mudah untuk dijinakkan. Berikut jenis kura-kura tersebut:

Red Ear Slider

Leopard Tortoise

Indian Star Tortoise

Aldabra Tortoise

Cara Memelihara Kura-Kura

cara memelihara kura-kura di rumah
pixabay.com

Hewan Kura-kura air adalah jenis hewan yang lebih banyak berada di air. Tapi kura-kura sebenarnya bernapas dengan menggunakan hidung dan paru-paru, tidak seperti ikan yang menggunakan insang.

Walaupun disebut kura-kura air, ia sangat menyukai berjemur di tempat yang terkena terik matahari.

Mengurus hewan peliharaan ini cukup mudah perawatannya. Tapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam perawatannya. Berikut cara-cara memelihara kura-kura:

Tempat

tempat cara memelihara kura-kura
pixabay.com

Sebenarnya tempat pemeliharaan terbaik bagi kura-kura air adalah alam bebas. Akan tetapi, Sahabat Biru juga dapat menyiapkan aquarium dengan ukuran yang cukup besar. Kura-kura juga bisa dimasukkan ke dalam aquascape untuk mempercantik penampilan aquascape.

Bentuknya tidak harus yang tinggi, cukup yang sederhana saja, karena kura-kura tidak membutuhkan air yang banyak melainkan tempat yan luas.

Siapkanlah aquarium yang panjang agar kura-kura dapat berenang dengan bebas ke sana kemari. Pastikan juga ukuran aquarium tidak terlalu kecil untuk usianya.

Siapkan tempat pijakan berupa batu atau kayu di dalam aquarium agar kura-kura dapat mengeringkan tubuh dan menghindari tumbuhnya jamur di tubuh.

Satu poin penting lainnya, jangan lupa membersihkan aquarium setidaknya tiga hari sekali. Jika hal itu terasa berat, Sahabat Biru dapat menambahkan filter di dalam aquarium tersebut.

Makanan

makan kura-kura
pixabay.com

kura-kura dapat diberi makan pelet khusus yang ada di toko aquarium atau toko sejenisnya dengan berbagai merek yang tersedia.

Sahabat Biru harus menyesuaikan usia kura-kura dengan makanannya. Jangan sampai makanan yang berukuran besar diberikan kepada bayi kura-kura, nantinya bayi kura-kura akan kelaparan karena makanannya terlalu besar sehingga sulit dicerna.

Untuk kura-kura agak besar, Sahabat Biru bisa menyelingi pelet dengan ikan tombro hidup atau udang segar. Sahabat Biru juga bisa memberi makan tiga hari sekali atau seminggu sekali.

Akan tetapi, jika Sahabat Biru memberi makan setiap hari pun tidak masalah. Tapi pastikan Sahabat Biru tidak memasukkan makanan terlalu banyak, karena jika tersisa hanya akan mempercepat air menjadi kotor.

Makanan yang dianjurkan untuk kura-kura yang berukuran kecil yaitu sekitar 2,5 cm – 7 cm:

  • Cacing darah.
  • Jentik nyamuk yang masih bayi.
  • Cacing beku atau cacing kering yang berukuran kecil.
  • Pelet kusus kura-kura ukuran kecil.
  • Udang kecil dipotong–potong.
  • Ikan mas kecil.
  • Ikan gatul.
  • Cacing tanah dipotong
  • Serangga kecil seperti nyamuk, lalat, dan lain-lain.

Ada juga makanan yang dianjurkan untuk kura-kura yang berukuran lebih besar yaitu 7 cm ke atas:

  • Udang hidup/segar, cabuti durinya jika ada.
  • Ikan mas kecil jenis komet.
  • Ikan guppy/ ikan cere.
  • Ikan lele kecil.
  • Keong air.
  • Cacing tanah.
  • Pelet kura-kura.
  • Beberapa sayuran segar seperti sawi.

Penyakit Umum

penyakit umum kura-kura
pixabay.com

Cuaca yang buruk atau si kura-kura tidak berselera makan, dapat menyebabkan tubuhnya lemas dan sakit. Jika Sahabat Biru mendapati kondisi tersebut dokter hewan menyarankan, bawalah ke dokter hewan spesialis reptil jika semakin parah.

Selain itu, kura-kura juga bisa menderita diare, tubuh berjamur, atau pengelupasan kulit berlebihan.

Untuk tubuh yang berjamur dapat ditangani dengan mencampurkan air aquarium dengan obat anti-jamur. Sahabat Biru bisa membelinya di toko khusus perlengkapan hewan. Cara lainnya adalah menjemurnya setiap pagi di bawah sinar matahari selama 30 menit.

Untuk diare dan pengelupasan kulit yang berlebihan perlu kiranya Sahabat Biru konsultasikan kepada dokter hewan.

Penyakit Karena Kualitas Air Buruk

penyakit kura-kura akibat air buruk
pixabay.com
  • Jamur

Penyakit ini disebabkan oleh kualitas air yang tidak terjaga dengan baik. Kemudian muncul bintik-bintik putih atau seperti rambut halus dalam jumlah yang banyak pada beberapa bagian tempurung maupun kaki-kaki dan kepala kura-kura.

Biasanya kura-kura yang terserang jamur juga terlihat berlendir. Hal ini dapat menyebabkan penurunan nafsu makan secara drastis dan penurunan kondisi kesehatan kura-kura air.

Penanganan paling mudah bagi jamur adalah dengan rajin menjemur kura-kura pada matahari pagi. Bisa juga direndam pada air yang diberi garam ikan, takarannya cukup 1 sendok makan untuk 300 ml air.

Air yang dilarutkan garam ikan juga sebaiknya diganti setiap hari. Pemberian garam ikan dilakukan selama kurang lebih 2-3 hari hingga jamur benar-benar hilang.

  • Infeksi Mata

Jika mata kura-kura selalu tertutup, membengkak, dan ia tidak mau makan, artinya kura-kura menunjukan gejala infeksi mata. Infeksi ini disebabkan karena air yang kotor atau kekurangan vitamin A.

Biasanya perawatan yang diberikan melalui obat mata terracortril atau obat tetes air mata Genoptic.

Infeksi ringan bisa di sembuhkan dengan salep mata Neomycin atau Chloramphenicol. Ketika Sahabat Biru melihat adanya pembengkakan parah pada alis mata biasanya ada infeksi bakteri, antiobiotik sangat diperlukan untuk kasus ini.

Namun bila kondisi tidak segera membaik, bawalah hewan Sahabat Biru ke dokter hewan.

  • Infeksi Saluran Pernapasan (Respiratory Infection)

Jika kura-kura terserang penyakit ini, ia akan menunjukan gejala-gejala seperti cara berenang yang tidak teratur, bahkan ia akan berenang terbalik. Gejala ini disebabkan oleh cairan berlebih di paru-paru.

Jika Kura-kura menunjukkan gejala-gejala tersebut hal yang pertama kali bisa dilakukan adalah menaikkan suhu aquarium sekitar 3-5 °C. lalu karantinakan kura-kura yang sakit tersebut dan ganti air aquarium.

Kemudian bantuan dokter hewan sangat diperlukan apabila mereka menunjukkan gejala ini. Semakin cepat diperiksa, semakin besar kesempatan mereka dapat pulih.

  • Radang Paru-paru (Pneumonia)

Ciri-ciri umum pneumonia adalah mulut terbuka dan menutup untuk bernafas. Lehernya akan memanjang dan sedikit mengangguk karena kesulitan bernafas.

Lalu terdapat cairan lendir pada lubang hidung dan mulut, mulut dan mata terlihat kering. Kakinya terlihat lemah ketika masuk ke dalam tempurung. Menolak untuk makan dan lebih sering berjemur.

Bila Sahabat Biru melihat kura-kura mengalami gejala tersebut, maka si kura-kura dipastikan mengalami Pneumonia.

Penanganan pertama adalah dengan menyuntikkan antibiotik Enrofloxacyn karena penundaan beberapa jam saja bisa berakibat fatal. Namun ada baiknya bila Sahabat Biru segera membawa ke dokter hewan secepatnya.

  • Pilek

Penyakit ini cukup berbahaya karena bila dibiarkan seringkali berkembang menjadi penyakit mematikan Runny nose Syndrome.

Gejala yang umum adalah munculnya gelembung-gelembung udara keluar dari hidung yang kadang disertai suara-suara.

Pengobatan dasarnya adalah dengan menyedot lendir di hidung dengan alat sedot ingus untuk bayi yang biasa dijual di toko. Kemudian oleskan Gentamycin/Terramycin salep ataupun Baytril ke bagian luar hidungnya secara konstan sekali sehari.

Jika penyakit ini belum parah, kura-kura dapat disembuhkan dengan cara Dry Dock. Pada saat rendam pagi, lebih baik dijemur juga ±15 menit.

Tips dan Trik Memelihara Kura-kura

tips dan cara memelihara kura-kura
pixabay.com

Agar Sahabat Biru bisa memelihara Kura-kura dengan cara yang lebih mudah, di sini saya akan memberikan tips dan trik nya.

  • Kenali jenis kura-kura yang Sahabat Biru pelihara, apakah jenis kura-kura darat atau air.
  • Tanyakan umurnya, makanan yang cocok, dan ukuran aquarium yang pas untuk peliharaan baru Sahabat Biru.
  • Carilah kenalan yang juga memelihara kura-kura agar bisa saling berbagi informasi tentang kura-kura peliharaan Sahabat Biru.
  • Carilah informasi mengenai dokter hewan yang paham dengan hewan-hewan reptil, khususnya kura-kura. Jadi jika suatu hari Kura-kura Sahabat Biru terkena penyakit, bisa langsung konsultasi ke dokter tersebut.
  • Jika kura-kura sakit, jangan panik, pisahkan dari kura-kura lainnya agar penyakit itu tidak menular. Jika dalam waktu seminggu tidak membaik, bawalah ke dokter hewan.

Itulah cara memelihara kura-kura yang benar agar si kura-kura sehat selalu. jika artikel ini bermanfaat, Sahabat Biru bisa membagikannya di media social di bawah ini. Terimakasih.

%d blogger menyukai ini: