fbpx

[Terungkap] Cara Menanam Lidah Buaya Agar Hasil Panen Melimpah

5 min read

cara menanam lidah buaya

Aloe Vera atau lidah buaya merupakan tanaman obat yang telah dikembangkan sejak ratusan tahun yang lalu. Tidak diragukan lagi, cara menanam lidah buaya yang benar adalah salah satu faktor bertahannya lidah buaya hingga saat ini.

Lidah buaya adalah tanman yang sangat banyak manfaatnya. Kita semua tahu bahwa salah satu manfaat lidah buaya adalah untuk merawat rambut.

Selain untuk kecantikan, lidah buaya juga dapat dijadikan makanan, contohnya seperti manisan lidah buaya atau nata de coco.

Bagi Sahabat Biru yang ingin menanam lidah buaya, di pembahsan kali ini saya akan memberi cara dan teknik menanam lidah buaya.

Menanam Lidah Buaya di Pot dan di Polybag

Menanam lidah buaya tidaklah harus dilahan yang luas. Jika Sahabat Biru tidak memiliki lahan yang cukup luas, bisa digunakan pot berukuran sedang atau di polybag.

Penggunaan pot dan polybag sangatlah menghemat tempat. Selain itu, biaya yang  dikeluarkan juga tidak terlalu besar karena perawatannya yang terjangkau.

Berikut cara menanam lidah buaya pada media pot dan  polybag.

Persiapan Tempat

pot atau polybag tanaman
pixabay.com

Seperti yang sudah saya katakana sebelumnya, di pembahasan ini saya akan menggunakan pot dan polybag sebagai tempat menanam lidah buaya.

Pada dasarnya, menanam lidah buaya di pot ataupun di polybag tidak jauh berbeda. Pengguanaan pot hanya unggul di usia pot tersebut.

Jika Sahabat Biru menggunakan pot, pot tersebut dapat digunakan berulang kali untuk menanam lidah buaya lagi.

Penggunaan pot besar bisa sangat membantu, tapi ukuran pot yang terlalu besar juga kurang efisien. Pilihlah pot yang berukuran sedang, dengan ukuran diameter ± 20 cm.

Sedangkan menggunakan polybag harganya lebih terjangkau, tapi ketahan polybag tidaklah cukup bagus, mungkin hanya dapat digunakan 1 atau 2 kali saja.

Untuk menggunakan polybag, langkah pertama yang dilakukakun adalah lubangi polybag pada bagian dasar.

Walaupun lidah buaya menyukai tempat yang basah, tapi tanaman ini tidak suka tanaman yang tergenang oleh air.

Jadi pembuatan lubang ini adalah sebagai tempat pembuangan air setelah disiramkan pada lidah buaya.

Media Tanam

media tanam lidah buaya
pixabay.com

Media tanam lidah buaya pada umumnya menggunakan tanah yang kering.

Tapi, alangkah bagusnya Sahabat Biru menggunakan tanah yang dicampur dengan pasir dan pupuk kandang. Perbandingan media tanam tersebut sekitar 1:2:1 agar hasilnya lebih maksimal.

Pemilihan Bibit Lidah Buaya

bibit lidah buaya
pixbay.com

Pilih jenis lidah buaya yang tepat. Pada dasarnya ada banyak jenis ludah buaya, namun dalam skala industri, jenis Aloe barbadensis Miller merupakan varian yang paling populer ditanam.

Mengapa? Sebab dari semua jenis lidah buaya, si Miller inilah yang memiliki ukuran daging daun yang paling besar. Kita juga harus mempelajari macam-macam daun agar lebih mudah untuk menanam tanaman lain.

Cara Menanam

menanam lidah buaya
pixabay.com

Hampir sama dengan menanam tumbuhan lain, cara menanam lidah buaya tidaklah terlalu sulit.

Pertama, ambil anakan lidah buaya, yaitu lidah buaya yang masih berukuran kecil. Sahabat Biru bisa mendapatkannya di toko bunga atau sebagainya.

Sahabat Biru juga bisa mendapatkan anakan lidah buaya dari lidah buaya besar yang sudah Sahabat Biru tanam.

Langkah selanjutnya, Setelah anakan lidah buaya siap, masukkan lidah buaya ke dalam tanah yang  sudah dilubangi.

Harus diingat, menanam lidah buaya jangan terlalu dangkal ataupun terlalu dalam, karena bibit dapat cepat busuk dan roboh. Cukup lubangi

Perawatan

Untuk perawat lidah buaya ini pun cukup mudah. Sahabat Biru dapat melakukan proses perawatan  setelah lidah buaya ditanam.

Perawat lidah buaya yang benar sebagai berikut:

Penyiraman

menyiram lidah buaya
pixabay.com

Lidah buaya adalah tumbuhan gurun, karena itu jangan menyiram lidah buaya secara berlebihan.

Jika Sahabat Biru menyiram lidah buaya terlalu sering, maka lidah buaya akan cepat mengalami pembusukan.

Pemupukan

pupuk lidah buaya
pixabay.com

Sebenarnya kita tidak perlu memberikan pupuk lagi pada tanaman lidah jika lidah buaya ditanam di lahan yang subur.

Pada pembahasan ini bukankah saya sudah memberitahu bahwa media tanam terdiri dari campuran tanah, pasir, dan pupuk kandang.

Campuran tersebut sudah cukup untuk memberikan nutrisi pada lidah buaya.

Namun jika penanaman lidah buaya dilakukan di tanah yang belum diberi pupuk, Sahabat Biru dapat menggunakan pupuk kimia seperti NPK dan tambahan pupuk kandang.

Pemupukan dapat diberikan ketika usia lidah buaya sudah mencapai 3-4 bulan.

Pengendalian Hama

hama tanaman lidah buaya
pixabay.com

Untuk penanaman lidah buaya di dalam pot atau polybag, tidak memerlukan penangan khusus, karena hamanya hanyalah ulat.

Berbeda dengan hama lidah buaya pada lahan luas, hama yang ditemukan adalah berapa gulam seperti kangkung, alang-alang, dan krokot.

Untuk penangan hama ulat, Sahabat Biru dapat menggunakan semprotan insektisida.

Pengembangbiakan Lidah Buaya

pengembangbiakan lidah buaya
pixabay.com

Jika Sahabat Biru ingin menanam lidah buaya secara berkelanjutan, Sahabat Biru dapat melakukan pengembangbiakan dengan cara yang mudah.

Tanama lidah buaya yang sudah besar cukup cepat mengeluarkan anakan melalui perakarannya.

Dalam waktu singkat, tunas muda atau anakan lidah buaya akan muncul disisi tanaman indukannya.

Jumlah tunas muda lidah buaya tidaklah sedikt, bahkan bisa sampai 5 anakan setiap indukannya.

Anakan lidah buaya ini belum memiliki duri pada daunnya, jadi Sahabat Biru tidak perlu heran akan hal ini.

Berikut cara pengembangbiakan atau pemisahan anakan lidah buaya dari induknya:

  • Perhatikan bahwa anakan lidah buaya sudah memiliki daun sebanyak 2-3 helai.
  • Siapkan pot atau polybag baru beserta media tanamnya untuk tunas baru. Media tanaman sama seperti yang saya sebutkan sebelumnya.
  • Cabut anakan lidah buaya secara perlahan agar akarnya tidak terputus.
  • Masukkan ke dalam pot yang sudah diisi media tanam sampai menutup pangkal atau bola akar.
  • Basahi media tanam selama seminggu sekali atau jika sudah terlihat kering. Jangan terlalu sering menyiramnya agar tidak cepat busuk.

Masan Panen

panen lidah buaya
pixabay.com

Proses terakhir adalah proses panen, biasanya lidah buaya sudah bisa dipanen saat tanaman berumur 8 sampai 12 bulan.

Selanjutnya pemanenan dapat dilakukan bertahap setiap 1 bulan sekali.

Panen lidah buaya dilakukan pada pengambilan daunnya, sehingga sejak pemeliharaan tanaman kecil sampai tanaman siap dipanen keutuhan daun harus tetap terjaga dari kerusakan.

Lidah buaya pertama kali dapat dipanen pada umur 8 – 12 bulan tergantung pada penampakan daunnya.

Bobot daun lidah buaya pada usia ini telah mencapai minimal 0,4 kg dengan tebal minimal 2 cm. Keadaan daun ini sangat dipengaruhi oleh kesuburan tanahnya.

Jumlah daun yang dipanen adalah satu atau dua helai yang paling tua yang berada paling bawah.

Berikut ini adalah ciri-ciri tanamanlidah buaya yang baik

  • Daun tidak cacat atau luka
  • Warna daun hijau mulus..
  • Daun tidak busuk.
  • Daun mempunyai tekstur keras.

Keutuhan zat yang terkandung dalam lidah buaya sangat dipengaruhi oleh suhu, cahaya, dan udara.

Daun lidah buaya yang baru dipanen akan mudah busuk apabila kondisi lingkungan tempat penyimpanan tidak sesuai dengan yang diinginkan.

Kondisi ini akan lebih parah apabila daun lidah buaya tersebut luka akibat metode panen yang kurang tepat.

Oleh karena itu cara panen dan kebersihan daun harus mendapat perhatian. Gunakan pisau yang tajam untuk menyayat pangkal daun, yang selanjutnya daun tersebut diputar untuk dipisahkan dari batangnya.

Diusahakan lingkar pelepah yang menempel pada batang terkelupas, hal ini untuk memenuhi kriteria yang diminta.

Manfaat Lidah Buaya

manfaat lidah buaya
pixabay.com

Ada beberapa manfaat lidah buaya bagi diri kita, diantaranya:

  • Bisa mengurangi rambut yang rontok.
  • Mencegah kebotakan.
  • Mengatasi ketombe.
  • Membantu meyembuhkan masalah pencernaan.
  • Membantu meningkatkan kekebalan tubuh.
  • Membantu mengendalikan diabetes.
  • Lidah buaya juga dapat dijadikan sebagao bahan pembuatan sanitizer.

Cara Membuat Hand Sanitizer Dari Lidah Buaya Agar Terhindar Virus Corona

Salah satu manfaat dari lidah buaya yang sangat berguna adalah bisa dijadikan sebagai bahan pembuatan sanitizer.

Sanitizer ini biasa digunakan agar tangan kita steril dan terhindar dari bakteri yang menempel di tangan. Selain untuk mengsterilkan tangan kita, sanitizer yang dibuat dari bahan lidah buaya ini bisa digunakan untuk membunuh virus corona.

Berikut bahan-bahan pembuatan sanitizer.

  • Satu batang lidah buaya
  • Alkohol 70%.
  • Gliserol/sorbitol/propilen glikol 5%.

Cara pembuatan sanitizer.

  • Pertama, siapkan gliserol/sorbitol/propilen glikol, untuk bahan-bahan ini Sahabat Biru dapat memilih salah satunya saja. Kadar yang digunakan hanya 5% dari bahan utama.
  • Langkah selanjutnya, kupas terlebih dahulu lidah buaya dan ambil bagian dagingnya saja.
  • Setelah itu, cuci daging lidah buaya menggunakan air mengalir hinga lendirnya benar-benar hilang.
  • Berikutnya, potong kecil daging lidah buaya yang sudah dibersihkan tadi dan giling menggunakan blender.
  • Saring hasil dari blender tadi dan ambil airnya saja.
  • Setelah airnya terpisah, campur dengan 70% alkohol dan 5% gliserol.
  • Jika semuanya sudah selesai, tambahkan sedikit air agar tidak terlalu kental, lalu masukkan campuran tadi ke dalam botol kecil untuk disemprotkan ke tangan. Sanitizer untuk menghindari virus corona telah selesai dibuat.

Itulah ulasan mengenai cara menanam lidah buaya yang benar dan beberapa manfaatnya. Semoga dengan membaca ini Sahabat Biru lebih bisa mengenali cara terbaik untuk menanam lidah buaya. Terimakasih.

%d blogger menyukai ini: