Semua Tentang Harimau, Habitat, Ciri-ciri, Jenis, dan Cara Reproduksi

4 min read

ciri-ciri harimau

Ciri-ciri harimau pada umunya terlihat seperti kucing lainnya, yang membedakan adalah tubuhnya yang lebih besar dari kucing lain. Kucing besar ini merupakan salah satu hewan mamalia yang berbahaya.

Kenapa berbahaya?

Harimau disebut hewan berbahaya karena ia adalah salah satu hewan karnivora yang memiliki badan yang besar. Tapi walaupun badannya yang besar, ia masih tidak mampu untuk memangsa gajah yang tubuhnya jauh lebih besar.

Memang seperti apa sih harimau itu?

Nah, di sini saya akan membahas tentang harimau si kucing besar, mulai dari habitat, jenis, ciri-ciri, dan masih banyak lainnya.

Habitat Harimau

ciri ciri harimau habitat harimau
pixabay.com

Secara umum persebaran harimau cukuplah luas, karena habitat harimau tergantung dari jenisnya sendiri. Contohnya saja Harimau Sumatera, harimau ini bisa ditemukan di hutan dataran rendah, lahan gambut, dan hutan hujan pegunungan.

Berbeda dengan Harimau Sumatera, habitat Harimau Siberia berada di iklim yang cukup dingin. Hal itu membuat Harimau Siberia mempunyai bulu yang tebal diantara harimau lainnya.

Tapi sayang semakin kesini semakin berkurang tempat atau habitat asli harimau. Jadi tidak heran ketika ada beberapa kasus mengenai harimau yang turun ke pemukiman warga.

Ia sulit mencari tempat tinggal yang tenang di sana untuk makan dan berkembang biak. Hal ini karena hutan yang mungkin dialihkan menjadi perkebunan atau yang lainnya.

Maka dari itu kita sesama makhluk hidup, kita harus saling menjaga habitat satu sama lain. Stop penebangan pohon liar tanpa penanam kembali. Stop perburuan liar hanya untuk kesenangan semata.

Ciri-ciri Harimau

ciri ciri harimau
pixabay.com

Harimau yang dikenal sebagai kucing terbesar adalah hewan karnivora atau pemakan daging. Sebagai hewan karnivora, harimau menjadi salah satu predator terbesar saat ini.

Ukuran tubuh harimau hampir sama jika dibandingkan dengan singa. Tapi bobot harimau lebih berat dari pada singa, itu lah  yang membuat harimau menjadi kucing terbesar di dunia.

Setiap subspesies harimau memiliki karekterisrik yang berbeda. Secara umum berat harimau jantan berkisar antara 180 hingga 320 kg dan panjang tubuh antara 2,6 hingga 3,3 meter.

Sedangkan harimau betina memiliki bobot tubuh antara 120 hingga 180 kg. Panjang harimau betina lebih pendek dari para pejantannya, yaitu 2,3 hingga 2,75 meter.

Diantara subspesies yang masih hidup, Harimau Sumatera adalah harimau yang berukuran paling kecil, sedangkan yang paling besar adalah Harimau Siberia.

Loreng pada kulit harimau bisa difungsikan sebagai sidik jari pada manusia. Setiap jenis harimau memiliki loreng yang berbeda, walau tidak begitu terlihat, tapi variasi warna, bentuk, dan kepadatannya berbeda.

Jenis-jenis harimau

Sebenarnya ada 9 spesies harimau di dunia ini, tapi 3 di antaranya sudah resmi dinyatakan punah. Jadi sisa spesies yang masih ada di dunia hanya 6 spesies saja. Berikut 6 spesies yang masih ada di muka bumi:

Harimau Indocina

harimau indocina
nationalgeographic.grid.id

Harimau Indocina ini dapat ditemukan di kawasan Benua Asia, dan paling banyak terdapat di Asia Tenggara. Negara yang terdapat Harimau Indocina yaitu di wilayah Kamboja, Laos, Thailand, Vietnam, Cina, dan Burma.

Ciri-ciri Harimau Indocina yaitu saat ia dewasa badannya lebih kecil dan lebih gelap dibanding Harimau Bengal. Habitat Harimau Indocina adalah di hutan di daerah gunung atau perbukitan.

Populasi Harimau Indocina udah sangat menipis, diperkirakan hanya sekitar 350 ekor saja di dunia.

Harimau Malaya

harimau malaya
pixabay.com

Harimau dengan nama latin Panthera Tigris Jacksoni ini hanya dapat ditemukan di daerah bagian selatan dari semenanjung Malaysia.

Sesuai dengan namanya, Harimau Malaya ini menjadi ikon nasional di kampung halamannya, yaitu Malayasia.

Harimau ini adalah harimau jenis baru yang diakui pada tahun 2004 sebagai salah satu subspesies. Jumlah Harimau Malaya saat ini kurang lebih hanya 500 ekor saja yang masih hidup.

Harimau Sumatera

harimau sumatera
pixabay.com

Harimau Sumatera adalah harimau yang dimiliki Indonesia. Terlihat dari namanya, Harimau Sumatera dapat ditemukan di pulau Sumatera. Harimau ini juga memiliki nama latin Panthera Tigris Sumatrae.

Harimau Sumatera adalah harimau yang memiliki tubuh paling kecil di antara spesies harimau lainnya. Populasi Harimau Sumatera saat ini berada dalam status kritis. Diperkirakan hanya ada sekitar 400-500 ekor saja.

Harimau Siberia

harimau siberia
pixabay.com

Berbeda dengan Harimau Asia, Harimau Siberia ini adalah harimau yang memiliki ukuran paling besar di antara spesies lainnya.

Habitat harimau ini berada di wilayah  Timur, khususnya Rusia Timur dan Cina Timur Laut. Populasi utama harimau ini mendiami wilayah pegunungan Sikhite Alin di barat daya Provinsi Primorye di Timur Rusia.

Harimau Siberia juga pernah berkeliaran di seluruh Kore, Cina Utara, Rusia Timur, dan Mongolia Timur.

Harimau ini kadang disebut sebagai Harimau Amur karena mereka ada yang hidup di wilayah Amur-Ussuri jauh sebelah timur Siberia. Laporan terkahir mengatakan pada tahun 2005 ada sekitar 331-393 ekor Harimau Siberia dewasa dan remaja.

Harimau Bengal

harimau bengal
pixabay.com

Harimau jenis ini sering disebut juga dengan Harimau India. Diperkirakan saat ini populasi Harimau Bengal tidak lebih dari 2.500 ekor di seluruh dunia.

Daerah persebaran Harimau Bengal ini meliputi wilayah-wilayah di Asia Selatan seperti India, Bhutan, Bangladesh, dan Nepal.

Pada tahun 2011 dilaporkan jumlah Harimau Bengal dewasa terbanyak berada di India yaitu sekitar 1.520-1.909 ekor. Sedangkan di Negara lain jumlahnya cukup sedikit, di Bangladesh 440 ekor, di Nepal 155 ekor, dan di Buthan hanya 75 ekor.

Habitat Harimau Bengal adalah di padang rumput alluvial, hutan hujan tropis, hutan tropis, hutan lembab, hutan kering, dan hutan mangrov.

Harimau Cina Selatan

harimau cina selatan
pixabay.com

Harimau Cina Selatan memiliki nama latin Panthera tigris amoyensis. Harimau ini juga dikenal dengan nama Amoy atau Xiamen adalah satu subspesies harimau yang berasal dari hutan-hutan di Cina Selatan.

Harimau Cina Selatan adalah subspesies harimau yang paling terancam punah dari semua jenis subspesies harimau yang masih ada.

Bahkan harimau ini pernah dinobatkan ke dalam 10 hewan paling terancam punah di dunia. Diperkirakan saat ini hanya ada sekitar 59 ekor Harimau Cina Selatan, dan semuanya berada di Cina.

Harimau Cina Selatan dianggap sebagai subspesies yang menjadi leluhur semua jenis harimau yang ada. Maka dari itu keberadaan dan kelestariannya adalah salah  satu bagian penting dalam sejarah keberadaan harimau dimuka bumi ini.

Apa lagi statusnya merupakan satu dari sepuluh jenis hewan paling terancam di dunia.

Cara Reproduksi Harimau

ciri ciri harimau cara reproduksi harimau
pixabay.com

Apabila kondisi menguntungkan, populasi harimau dapat berkembang dengan pesat. Masa kehamilannya pendek yaitu hanya 103 hari. Harimau betina beranak relative cepat, dan mereka memasuki masa oestrus yang diikuti dengan kematian atau perginya sang harimau muda.

Pada umumnya, jumlah anak harimau dalam satu kali kelahiran adalah 3 ekor, namun bisa sampai 5 ekor dan jarak antara kelahiran bisa 20 bulan.

Jarak antara kelahiran yang relative pendek ini dapat mempertinggi hasil reproduksi harimau betina. Terutama jika jumlah anak harimau per kelahirannya banyak dan daya tahan untuk harimau muda adalah tinggi.

Bulu harimau akan berubah warna menjadi hijau gelap ketika harimau betina melahirkan. Sedangkan kejadian ini tidak akan terjadi pada Harimau Sumatera berkelamin Jantan.

Tadi kita sudah membahas tentang Harimau, mulai dari Habitat, Ciri-ciri, jenis, hingga Cara ia berreproduksi. Marilah kita jaga kelestarian makhluk yang ada di bumi, hentikan perusakan hutan dan perburuan liar agar kelestarian alam kita selalu terjaga.

%d blogger menyukai ini: