5 Jenis Kelinci Pedaging dan Manfaat Memeliharanya

4 min read

jenis kelinci pedaging

Kelinci adalah salah satu hewan mamalia yang memiliki jenis yang cukup banyak. Baik jenis kelinci pedaging maupun jenis kelinci hias.

Di artikel ini saya akan membahas jenis-jenis kelinci, terutama jenis kelinci pedaging.

Kenapa harus kelinci pedaging?

Saat ini di Indonesia permintaan kelinci begitu besar, khususnya kelinci pedaging, karena banyak orang-orang yang ingin membudidayakan kelinci pedaging.

Kelinci pedaging biasanya diambil dagingnya. Ukuran tubuhnya yang besar dan kandugan gizinya yang tidak kalah dari daging lain, adalah salah satu alasan kenapa kelinci pedaging banyak diminati.

Berikut adalah jenis-jenis kelinci pedaging.

Kelinci Flamish Giant

jenis kelinci pedaging - flamish giant
lancartesonline.com

Kelinci yang berasal dari Eropa ini sering dibudidayakan dan diambil dagingnya. Kelinci ini juga menjadi kesayangan para peternak kelinci karena ukuran tubuhnya yang sangat besar.

Saking besarnya, kelinci ini bisa melebihi tubuh kucing yang dimana kucing adalah salah satu predator kelinci.

Selain menjadi jenis kelinci pedaging, ada juga yang menjadikannya sebagai kelinci hias karena bulunya yang tebal dan sifatnya yang jinak.

Masa kawin dari kelinci ini untuk siap reproduksi sekitar 6-7 bulan.

Harga daging kelinci ini di pasaran tidak beda jauh dengan daging ayam yaitu Rp. 35.000/kg. Untuk harga satuannya bisa dibilang sangat mahal, yakni sekitar 1.5 juta sampai 2.5 juta per ekornya.

Dalam sekali beranak, kelinci Flamish Giant bisa mencapai 12 ekor. Tapi rata-ratanya mereka beranak 6-8 ekor. Dalam setahun kelinci ini bisa beranak sebanyak empat kali.

Ciri-ciri Kelinci Flamish Giant

  • Ukuran badan kelinci Flamish Giant dewasa sekitar 50 cm.
  • Bentuk kepala agak lebar, dengan telinga tebal serta panjang sekitar 15 cm dan berdiri tegak.
  • Bentuk kakinya besar, panjang dan kokoh.
  • Warna bulunya beragam seperti coklat, hitam, abu-abu, putih, serta kuning muda dan biasanya kelinci Flamish Giant hanya memiliki satu warna saja, tidak ada kombinasi warna lain.
  • Berat badan kelinci dewasa sekitar 6–12 kg, inilah salah satu alasan para peternak membudidaya kelinci Flamish Giant sebagai kelinci pedaging.

Kelinci New Zealand

jenis kelinci pedaging - kelinci new zealand
kelincimagelang.wordpress.com

Kelinci ini banyak dibudidayakan untuk diambil dagingnya dan cukup populer di Indonesia. Kelinci berasal dari Amerika hasil dari persilangan kelinci Flamish Giant dan kelinci Belgian Hare.

Kelinci New Zealand menjadi jenis kelinci pedaging no.1 karena mereka sangat sehat, mudah dirawat, dan menghasilkan banyak daging.

Tidak heran banyak yang menjadikannya kelinci pedaging. Berat rata-rata kelinci ini bisa mencapai 6 kg.

Bahkan di Amerika kelinci New Zealand tidak hanya digunakan sebagai kelinci pedaging, saat ini sudah ada yang menjadikannya kelinci hias.

perawatan kelinci ini juga termasuk mudah dan tahan terhadap berbagi penyakit unggas sehingga sangat direkomendasikan untuk kelinci pedaging.

Ciri-ciri Kelinci New Zealand

  • Kelinci New Zealand memiliki dada yang penuh yang menonjol keluar, ukuran badan sedang, namun terlihat gempal dan bulat.
  • Bentuk kepala besar dan agak bundar.
  • Telinganya besar dan tebal dengan ujungnya sedikit membulat.
  • Kaki depanya agak pendek.
  • Bulunya sangat tebal dan halus.
  • Warna bulunya merah, putih, hitam, atau biru.
  • Berat badan kelinci dewasa sekitar 3,6– 5,4 kg.

Kelinci Rex

jenis kelinci pedaging - kelinci rex
tokopedia.com

kelinci Rex ini ditemukan pada tahun 1919 di sebuah peternakan di Paris, Perancis. Kelinci ini adalah keturunan dari kelinci liar yang ada di Perancis.

Awalnya peternak kelinci disana terkesima dengan kelinci liar dan mencoba membudidayakan dengan mensilangkan kelinci itu dan akhirnya kelinci rex pun lahir.

Di tahun 2000, jenis kelinci pedaging ini sudah mulai populer di Indonesia. Walaupun bulunya tidak setebal kelinci lain, kelinci ini juga banyak dijadikan sebagai kelinci peliharaan atau hias.

Kelinci Rex ini salah satu kelinci yang tidak suka mandi, dia akan cepat stress jika Sahabat Biru mandikan. Memang memandikan kelinci perlu cara-cara khusus agar si kelinci nyaman.

Solusi membersihkan badan kelinci yang tidak suka mandi, cukup basahi tubuh kelinci dengan kain yang basah untuk membasuh badan kelinci yang kotor.

Ciri-ciri Kelinci Rex

  • Ukuran kepala kelinci ini lebih besar dari kelinci lain.
  • Kelinci ini mempunyai bobot maksimal hanya 5 kg termasuk kelinci medium.
  • Mempunyai telinga yang cukup panjang dan mempunya kaki lebih kecil dibanding kelinci lainya.
  • Warna popular kelinci ini biasanya merah, putih, biru, dan kombinasi warna ketiganya.

Kelinci Rambon

jenis kelinci pedaging-Kelinci Rambon
pixabay.com

Sebenarnya kelinci ini merupakan hasil persilangan antara kelinci lokal dengan kelinci impor. Kelinci Rambon ini besarnya hampir sama dengan kelinci New Zeland tapi ukurannya lebih kecil. Berat badannya antara 2,5 kg hingga 3,5 kg.

Jadi jangan sampai terrtipu atau keliru ketika mau membeli kelinci jenis Rambon atau New Zeland.

Kelinci ini sudah siap dikawinkan jika sudah berumur 6 bulan ke atas. Dalam setahuan kelinci Rambon bisa 4 kali beranak.

Setiap kali beranak, kelinci ini bisa mencapai 8 ekor, tapi rata-rata 6 ekor. Para pedagang kelinci di Yogyakarta biasanya menyebut kelinci ini denga nama Bligon.

Untuk ciri-ciri kelinci rambon sebenarnya sangat sulit digambarkan. Kelinci hasil persilangan ini memiliki anakan kelinci yang beraneka ragam dan berbeda-beda dari segi warna, bentuk tubuh maupun bentuk kepala.

Hanya saja kelinci Rambon ini memiliki ukuran tubuh yang relatif lebih besar jika dibandingkan kelinci lokal.

Kelinci lokal/Jawa

jenis kelinci pedaging - kelinci jawa
blog.elevenia.co.id

kelinci yang memiliki nama latin Lepus Nigricollis ini adalah kelinci lokal Indonesia. Kelinci ini sangat mudah dijumpai di alam sekitar khususnya di pulau Jawa.

Seiring berjalannya waktu, kelinci ini juga mudah ditemukan di pasaran atau toko-toko hewan karena banyak orang yang sudah membudidayakannya.

Kelinci Jawa sangat mudah untuk berkembang biak, baik di cuaca panas maupun cuaca dingin sekali pun. Biaya perawatan kelinici ini juga sangat mudah, ini lah kenapa banyak orang yang ingin membudidayakannya.

Kebutuhan kelinci Jawa sangat fleksibel, ada yang mencarinya untuk diambil dagingnya sebagai bahan makanan ada juga yang menjadikannya hewan peliharaan.

Kelinci Jawa ini memiliki karekterisitik atau ciri yang sangat khas, sehingga sangat mudah membedakan kelinci ini dengan kelinci lain.

Ciri-ciri Kelinci Lokal/Jawa

  • Habitat kelinci ini berada di dataran tinggi yang berbatu.
  • Berat kelinci ini bisa sampai 6 kg dan panjang tubuhnya bisa mencapai 40 cm untuk kelinci dewasa.
  • Warna bulunya memiliki warana dominan abu-abu, kecoklatan, dan kekuningan.
  • Umur kelinci ini cukup panjang dibanding kelinci lain, yakni bisa mencapai umur 5 sampai 10 tahun tergantung cara mengurus dan habitatnya.
  • Dalam jangka 1 tahun, kelinci ini bisa melahirkan sebanyak 7 kali dengan jumlah anak sekali keluar mencapai 6 sampai 8 ekor.

Keuntungan Memelihara Kelinci Jenis Pedaging

manfaat memelihara kelinci
pixabay.com
  • Cara merawat kelinci pedaging tidak sesulit merawat kelinci peliharaan yang membutuhkan cara-cara khusus.
  • Tingkat pertumbuhan kelinci pedaging relatif cepat, bisa tumbuh sampai  2 kg dalam waktu 90 hari.
  • Potensi produksi daging kelinci sangat besar usia kawin kelinci betina 5 bulan sudah siap untuk dikawinkan proses dari hamil sampai melahirkan hanya butuh waktu 10 hari dan 1 kelinci bisa melahirkan sampai 10 anak kelinci.
  • Kelinci adalah hewan yang mampu beradaptasi dengan cepat dengan lingkungannya baik dingin maupun panas.
  • Hewan kelinci relatif tahan terhadap penyakit dibandingkan hewan ternak lainnya.
  • Selain daging, kulit kelinci dapat dimanfaatkan untuk kerajinan seperti dompet, topi, dan produk lainnya.
  • Mudah dalam pemeliharaanya, Sahabat Biru bisa saja memanfaatkan halaman rumah belakang Sahabat Biru untuk memulai usaha jenis kelinci pedaging ini.
  • Berpotensi mengurangi pengangguran, karena usaha kelinci pedaging relatif tidak memakan banyak modal dan tidak memakan tempat yang luas untuk memulainnya.
  • Pakannya mudah, jenis kelinci pedaging memakan rerumputan dan indonesia kaya akan itu.
%d blogger menyukai ini: